Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Uncategorized » manfaat dan bahaya onani

manfaat dan bahaya onani

(14 Views) January 27, 2019 1:19 pm | Published by | Comments Off on manfaat dan bahaya onani


obat kuat dan tahan lama

Manfaat Dan Bahaya Onani

manfaat dan bahaya onani

Onani atau masturbasi sebuah cara mendapatkan kepuasan seks tanpa berhubungan kelamin secara langsung. Onani ini dilakukan dengan merangsang alat kelamin sendiri. Banyak pria dan wanita melakukan masturbasi/onani atau bahasa mudahnya mengeluarkan sperma/air mani dengan cara paksa, bahkan ada yang sampai kecanduan sampai-sampai jadi resah apabila sehari saja tidak melakukannya. Apakah manfaat onani dan bahaya onani yang seharusnya diketahui pria? Hati-hati jangan terlalu sering, sebab masturbasi juga punya efek samping/dampak yang buruk bagi kesehatan apabila terlalu sering dilakukan, berikut manfaat dan bahaya onani yang perlu di ketahui oleh para pria.

Adakah Manfaat dan Bahaya Onani Bagi Kesehatan ?

Ada beberapa manfaat dan bahaya onani bagi kesehatan sebagian orang percaya bahwa manfaat onani bisa meningkatkan kualitas tidur, meredam stres hingga meningkatkan produksi endorfin. memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, Akan tetapi, dibalik manfaat onani yang bisa didapatkan, ada juga bahaya onani yang bisa terjadi, di antaranya:

1. Impotensi – manafaat dan bahaya onani

Gangguan pada saraf parasimpatik dapat mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsangan seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu dapat menyebabkan impotensi yaitu gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak dapat berdiri sama sekali.
Bahkan jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut akan semakin membuat pelaku akan mengalami impotensi tingkat acccute dan tentunya cara penyembuhannya malah akan sangat sulit dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Jadi kami sarankan jangan terlalu sering melakukan onani jika tidak ingin mengalami gangguan impotensi.
2. Ejakulasi Dini – manfaat dan bahaya onani
Salah satu akibat onani dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Bagi pria yang melakukan onani beberapa kali sebelum melakukan hubungan intim, akan cenderung sulit mencapai klimaks. Ejakulasi dini ialah kecenderungan orgasme yang terjadi terlalu cepat di luar keinginan, dan biasanya terjadi dengan rangsangan seksual minimal, baik sebelum atau sesaat sesudah penetrasi seksual. Frekuensi yang terlalu sering dalam melakukan onani yakni memicu timbulnya kulit lecet sampai pembengkakan organ intim sebab tidak pernah memakai pelumas.

Baca Juga :

Jamu Kuat Tahan Lama

3. Kebocoran katup air mani – manfaat dan bahaya onani
kebocoran katup air mani
Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kesanggupan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat juga terganggu. Akibatnya sperma atau air mani tidak hanya keluar ketika ereksi, lendir-lendir tersebut dapat juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam keadaan lemas.
Hal ini tentunya akan amat mengganggu aktivitas sehari-hari kita. Apalagi bagi pekerja yang sehari-hari harus bertemu klien dan melayani klien, tentunya persoalan katup sperma yang bocor akan sangat mengganggu.
4. Rasa Bersalah
Bahaya onani lainnya adalah membawa efek negatif secara psikologis, lantaran terbentur dengan nilai-nilai agama, moral, dan budaya, sehingga menjadikan seseorang merasa malu dan bersalah sesudah selesai melakukan hal yang demikian. Semua pelaku aktif melakukan onani memiliki perasaan bersalah dan berkeinginan berhenti onani setelah melakukannya, sungguhsayang niat baik untuk tidak mengulangi onani muncul hanya sesaat, ketika gairah seks bangkit lagi maka pelaku akan bermastubasi lagi.
Tarik menarik antara kesenangan serta menahan diri berdampak pada nilai harga diri, tingkat kepercayaan diri, serta perasaan cinta. Perasaan bersalah yang ditimbulkannya juga memicu efek psikosomatis seperti sakit kronis, sakit kepala, dan sakit punggung.
5. Kebotakan – manfaat dan bahaya onani

Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi apabila terlalu sering masturbasi ialah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kerontokan rambut atau kebotakan pada pria. Dan hal ini akan terus bertambah seiring bertambahnya usia.
Belum lagi jika pekerja yang mengandalkan pikiran, tentunya akan semakin mempercepat kebotakan. Kebotakan dampak terlalu sering onani disebabkan karena dikala sperma akan keluar maka sebagian besar aliran darah akan mengalir menuju alat vital dan cenderung mengurangi aliran darah yang menuju kepala dan anggota tubuh bagian atas.
7. Nyeri punggung dan selangkangan
manfaat dan bahaya onani bagi tubuh
Kontraksi otot ketika mengalami orgasme dapat memicu nyeri otot,khususnya di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan tanpa pelumas, rasa nyeri juga dapat menyerang mr.p sebab gesekan yang terjadi dapat menyebabkan lecet-lecet.
Rasa nyeri pada selangkangan muncul sebab terlalu seringnya otot mr.p dan otot di sekitar mr.p berkontraksi, akibatnya ketika sudah tidak dalam aktivitas onani selangkangan kadang juga terasa nyeri dampak sisa kontraksi yang menimbulkan gangguan saraf otot selangkangan.
8. Merasa letih sepanjang hari

Setiap kali tubuhnya mengejang sebab orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi sebab hampir seluruh otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya apabila terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.
Dalam kondisi yang terlalu sering onani maka tingkat kelelahan itu akan kian bertambah setiap kali melakukannya. Dan hal tersebut akan sangat mengganggu saraf lain yang ikut serta berkontraksi ketika mengejang mengeluarkan sperma. Jadi alangkah baiknya pelaku mengurangi intensitas melakukan onani.

Setelah Anda mengetahui bahaya onani seperti yang dijelaskan di atas, Anda juga perlu mengetahui manfaat onani, antara lain:

1. Mengurangi resiko kangker prostat
Selama ini banyak yang beranggapan bahwa semakin sering pria masturbasi, semakin tinggi risikonya untuk terkena kanker prostat. Mitos kanker prostat yang satu ini hakekatnya salah besar. Pria yang sering ejakulasi baik lewat masturbasi atau hubungan intim dengan pasangan justru berisiko lebih rendah untuk mengalami kanker prostat.
Peneliti Harvard’s Health Professionals menunjukkan bahwa pria yang berejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan berisiko 33 persen lebih rendah terhadap kanker prostat ketimbang pria yang hanya ejakulasi empat hingga tujuh kali dalam sebulan. Penelitian serupa di Australia menemukan bahwa risiko kanker prostat berkurang sampai 36 persen saat pria berejakulasi sekitar tujuh kali seminggu. Risiko kanker prostat bahkan dilaporkan menurun drastis saat aktivitas masturbasi dilakukan lebih sering di umur 50-an.
2. Membantu menguatkan otot panggul
Seiring bertambahnya umur, kekuatan ototpun semakin berkurang. Seperti halnya hubungan intim yang teratur, manfaat onani juga dapat membantu menguatkan otot dasar panggul Anda, di mana hal ini pada akhirnya akan mencegah terjadinya impotensi.
3. Tahan lama di ranjang
Setiap pria dewasa yang sudah berumah tangga minginkan bertahan lebih lama di dalam urusan ranjang. Ada banyak pria tidak puas dengan durasi hubungan intim, dan ingin memperbaikinya. Ejakulasi mampu meningkatkan stamina pria, dan ini merupakan strategi yang efektif untuk memperpanjang pengalaman seksual. Misalnya, saat masturbasi, pria pun belajar lebih banyak tentang tubuh dan mr.p. Anda juga belajar mengendalikan ereksi untuk menghindari ejakulasi dini. Oleh karena itu, ejakulasi lebih sering membantu mendekatkan pria pada tujuan untuk “bertahan lebih lama”.
4. Meningkatkan hormon kortisol
Manfaat onani selanjutnya ialah meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Meningkatnya kadar kortisol ini bisa membantu mengurangi stres. Stres sendiri bisa dipengaruhi oleh stres fisik dan emosional. Selain itu, efek onani lainnya ialah menjaga sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik walaupun dalam dosis yang kecil.
5. Menjaga suasana hati / pelepas stres
Manfaat onani bisa membuat seseorang lebih bahagia. Manfaat onani mampu meningkatkan zat kimia yaitu dopamin dan oksitosin di dalam tubuh, Hormon dopamin pada otak berfungsi sebagai zat kimia pembawa pesan antara sel syaraf. Hormon ini bisa meningkat saat terjadi aktivitas tertentu yang berhubungan dengan hal kebahagiaan.
Sedangkan hormon oksitosin berkhasiat dalam berbagai tingkah laku manusia, seperti orgasme, kedekatan sosial, dan sikap keibuan. Untuk alasan inilah hormon oksitosin terkadang dianggap sebagai hormon cinta. Dampak oksitosin pada tingkah laku dan respons emosi juga terlihat dalam membangun kepercayaan, ketenangan, dan stabilitas psikologi.
Tarik menarik antara kesenangan serta menahan diri berdampak pada nilai harga diri, tingkat kepercayaan diri, serta perasaan cinta. Perasaan bersalah yang ditimbulkannya juga memicu efek psikosomatis seperti sakit kronis, sakit kepala, dan sakit punggung.

Nah itulah manfaat dan bahaya onani yang harus diketahui para pria.

Lalu bagaimana dengan insan yang sudah terlanjur terlalu sering mengeluarkan sperma ?

Jawaban dari hal tersebut adalah dengan mengubah pola hidup karena dengan pola hidup sehat maka hal tersebut akan sembuh, pola hidup sehat tersebut bisa dijalani dengan cara :

  1. Olah raga yang cukup di pagi dan sore hari (jangan malam hari)

  2. Mengkonsumsi makanan yang memiliki protein tinggi (terutama lemak nabati)

  3. Mengkonsumsi suplemen yakni suplemen yang bisa membantu penyerapan nutrisi guna meningkatkan produksi homon testosteron, produk suplemen yang bisa meningkatkan hormon testosteron yang terbaik yaitu Lhiformen Untuk pemesanan Lhiformen silakan Klik Disini.

  4. Pola tidur yang terjaga rapi, khususnya bagi pekerja malam sebab pada malam hari jumlah oksigen akan menipis jadi sangat direkomendasikan untuk mengurangi aktivitas malam. Hal tersebut mengingat bahwa oksigen sangat dibutuhkan tubuh guna membantu produksi hormon testosteron.

  5. Jangan terlalu capek, disarankan waktu malam hari di manfaatkan semaksimal mungkin untuk beristirahat. karena hal tersebut akan sangat membantu untuk pemulihan kesehatan.

  6. Kurangi beban pikiran, beban pikiran memiliki peran yang sangat besar dalam kesehatan seksual terutama kesehatan reproduksi. Karenanya sangat disarankan jangan terlalu banyak beban pikiran. Untuk Mengurangi beban pikiran bisa dilakukan dengan berbagai macam cara salah satunya yaitu pergi refreshing atau liburan.

Semua metode di atas adalah metode berkaitan antara satu dan lainnya jadi harus dilakukan bersamaan agar hasilnya sesuai harapan. Dalam metode di atas yang terpenting adalah menjaga pola makan, pola istirahat, dan suplemen untuk membantu penyerapan protein. Suplemen untuk membantu penyerapan protein yang terbaik adalah dengan mengkonsumsi Lhiformen Untuk pemesanan produk Lhiformen silakan Klik Disini.

Bantu Share Ya 🙂


Facebook


Twitter


Instagram

Baca Juga :

10 Makanan Mengobati Ejakulasi Dini

Cata Mengatasi Ejakulasi dini Secara Alami dan Aman

Jamu Kuat Tahan Lama Dalam Berhubungan

Manfaat dan Bahaya Onani

Copyright © 2019 – licengsuipusat.com

Categorised in:

Comment Closed: manfaat dan bahaya onani

Sorry, comment are closed for this post.